Pages

Subscribe:
  • Rasmus Lerdorf

    I really don't like programming. I built this tool to program less so that I could just reuse code.

    PHP is about as exciting as your toothbrush. You use it every day, it does the job, it is a simple tool, so what? Who would want to read about toothbrushes?

    There are people who actually like programming. I don't understand why they like programming.

  • Steve Jobs

    Computers themselves, and software yet to be developed, will revolutionize the way we learn.

    Design is a funny word. Some people think design means how it looks. But of course, if you dig deeper, it's really how it works.

    Design is not just what it looks like and feels like. Design is how it works.

  • Bill Gates

    Every day were saying, 'How can we keep this customer happy?' How can we get ahead in innovation by doing this, because if we don't, somebody else will..

    The success of my company is only two years away from failure.

    It's fine to celebrate success but it is more important to heed the lessons of failure.

Sunday, March 17, 2013

IP Routing Packets



1.  Tujuan Praktikum

1.    Mahasiswa dapat melakukan konfigurasi antarmuka router menggunakan GUI.
2.    Mahasiswa dapat mengamati sebuah tabel routing.
3.    Mahasiswa dapat mengkonfigurasi rute statis menggunakan GUI.
4.    Mahasiswa dapat mengamati routing paket IP.


2.   Pendahuluan

 IP Routing adalah proses memindahkan paket dari satu network ke network yang lain menggunakan router-router. Sebuah routing protocol digunakan oleh router untuk secara dinamis menemukan semua network di sebuah internetwork, dan memastikan bahwa semua router memiliki routing table yang sama. Pada dasarnya, sebuah routing protocol menentukan jalur (path) yang dilalui oleh sebuah paket melalui sebuah internetwork.

Setelah semua router mengetahui tentang semua network,sebuah routed protocol dapat digunakan untuk mengirimkan data user (paket) melalui jaringan yang sudah ada. Routed protocol ditugaskan ke sebuah interface dan menentukan metode pengiriman paket. Contoh dari routed protocol adalah IP dan IPX.

Istilah routing digunakan untuk proses pengambilan sebuah paket dari sebuah alat dan mengirimkannya melalui network kea lat lain disebuah network yang berbeda. Router tidak peduli atau tidak memperhatikan tentang host—mereka hanya memperhatikan tentang network dan jalur terbaik ke setiap network.

Jika network anda tidak memiliki router,maka jelas anda tidak melakukan routing. Router melakukan routing lalu-lintas data ke semua network di internetwork anda. Agar anda bisa melakukan routing paket,sebuah router harus mengetahui, paling sedikit, hal-hal berikut ini :

* Alamat tujuan
* Router-router tetangga dari mana sebuah router bisa mempelajari tentang network remote.
* Route yang mungkin ke semua network remote
* Route terbaik untuk setiap network remote.
* Bagaimana menjaga dan memverifikasi informasi routing.

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Jenis Server
1. Server Aplikasi (Application server)
2. Server Data (Data Server)
3. Server Proxy (Proxy Server).

Fungsi server
1.    Server Aplikasi
Server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client, server data sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi.

2.    Server Data
Server yang digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi.

3.     Server Proxy
Berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam layanan yang menggunakan arsitektur client/server. Contoh dari layanan server adalah DHCP, Mail ServerHTTP ServerFTP ServerDNS server, dan lain sebagainya.

Dalam pertemuan sebelumnya, telah di pelajari tentang berbagai protokol aplikasi, seperti DNS, HTTP, TFTP, DHCP, dan Telnet, dan protokol transport dua lapisan, TCP dan UDP. Berikut penjelasan teorinya :

  • DNS adalah Domain Name Server, yaitu server yang digunakan untuk mengetahui IP Address suatu host lewat host name-nya. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya.
  • Trivial File Transfer Protocol (disingkat menjadi TFTP) adalah sebuah protokol perpindahan berkas yang sangat sederhana yang didefinisikan pada tahun 1980. TFTP memiliki fungsionalitas dasar dari protokol File Transfer Protocol (FTP).
  • Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual.

  • UDP (User Datagram Protocol) adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.

3.   Langkah Praktikum

Pada praktik kali ini menggunakan aplikasi software Cisco Packet Tracer 5.3.3. Pada praktik ini telah disediakan dua buah PC, sebuah server utama, dua buah router dan sebuah switch yang telah dihubungkan dengan beberapa jenis kabel. Seperti gambar berikut :

Gambar 3.1 proses IP routing yang disediakan 

Dengan topologi diagram yang harus ditentukan, seperti berikut :

Tabel 3.1 Topologi Diagram
Device
Interface
IP Address
Subnet Mask
Default Gateway
R1-ISP
Fa0/0
192.168.254.253
255.255.255.0
N/A
S0/0/0
10.10.10.6
255.255.255.252
R2-Central
Fa0/0
172.16.255.254
255.255.0.0
10.10.10.6
S0/0/0
10.10.10.5
255.255.255.252
S1-Central
VLAN 1
172.16.254.1
255.255.0.0
172.16.255.254
PC 1A
NIC
172.16.1.1
255.255.0.0
172.16.255.254
PC 1B
NIC
172.16.1.2
255.255.0.0
172.16.255.254
Eagle  Server
NIC
192.168.254.254
255.255.255.0
192.168.254.253

Tetapi, terdapat masalah pada jaringan area lokal, yaitu PC 1A tidak dapat mencapai eagle_server yang mengakibatkan proses pengiriman data tidak bisa dilakukan. Hal ini disebabkan terdapat masalah pada Router2 yang ternyata belum memiliki alamat IP, subnet mask dan diaktifkan untu bertindak sebagai default gateway untuk LAN pada proses ini.


LANGKAH PERTAMA

Untuk kasus yang telah dijelaskan sebelumnya perlu dilakukan pemberian alamat IP untuk Router2 dengan menggunakan IP address 172.16.255.254 dan subnet mask 255.255.0.0.
Klik Router2 - menu tab CLI. Kemudian ketik syntax konfigurasi  router seperti dibawah ini:
R2-Central>en
R2-Central#config t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
R2-Central(config)#interface fa0/0
R2-Central(config-if)#ip address 172.16.255.254 255.255.0.0
R2-Central(config-if)#no shutdown

R2-Central(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

R2-Central(config-if)#end
R2-Central#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

R2-Central#

LANGKAH  KEDUA

     Lakukan pengkonfugirasian router dengan menggunakan GUI. Pengkonfigurasian ini ditujukan untuk device Router2.

Klik Router2 – menu tab config – Routing – static. Kemudian atur alamat network, mask dan next hoop dan pilih tombol add, seperti gambar berikut :

 Gambar 3.2 konfigurasi router melalui GUI

LANGKAH KETIGA

     Kemudian beralih ke menu Global – setting – save pada NVRAM untuk melakukan penyimpana konfigurasi routing yang sebelumnya telah dilakukan.

 Gambar 3.3 Penyimpanan konfigurasi router melalui GUI

 
4. HASIL PRAKTIKUM
    
    Untuk mengecek kebenaran dari konfigurasi router yang telah dilakukan sebelumnya, lakukan simulasi pengiriman paket dengan pilihan ADD SIMPLE PDU yang akan di kirim dari PC 1A ke Eagle_Server. Proses ini akan dinyatakan berhasil jika paket yang dikirim dari PC 1A ke server dapat kembali ke PC 1A dengan sukses.

Gambar 4.1 Proses pengiriman paket dari PC 1A ke Eagle_server




 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Oleh :
Nama                        : Deviana Astika Sari 
Jurusan                     : Teknologi Informasi
Kelas                         : 2A
Perguruan Tinggi      : Politeknik Negeri Samarinda
Dosen Pembimbing  : Bapak Andrijasa

0 comments:

Post a Comment